*Datamologi Saham $BYAN* [11.850]
Analisis Arus Dana by Primbon Saham 22 Sep 2026
💡
*Informasi Umum:* Perusahaan Bayan Resources Tbk. dengan kode BYAN tercatat sejak 12 Agt 2008, di mana saat ini tercatat pada
Papan Utama. Pada perdagangan terakhir
BYAN mengalami pelemahan 🔻 sebesar -9,71% dengan
harga penutupan perdagangan terakhir (22 Sep 2026) Rp 11.850. Dari Catatan yang ada, saat ini memiliki
earning per share (eps) positif sebesar 440,89, dengan price earning ratio sebesar 26,88.
💡
*Rata-Rata Transaksi:*⏩Total Volume yang ditransaksikan sebesar 7.785.600.
⏩Likuiditas untuk menumpang cukup jutaan hingga puluhan juta saja karena minimal yang ditransaksikan hanya sebesar Rp 91,87 miliar dalam sehari perdagangan. Jika menggunakan anggaran untuk transaksi di atas Rp 7.066,93 juta per hari atau Rp 1.177,82 juta per jam berpotensi ikut menggerakkan harga.
⏩Rata-Rata transaksi sebesar 10 lot per transaksi pada hari terakhir, atau modal yang digunakan sebesar Rp 11,31 juta sekali transaksi.
💡
Kepo Market Maker Asing/Lokal?💡
Mau tahu Pergerakan terendah dari bottom?💡
Butuh Trading Plan?💡
Potensi pergerakan Harga Terdekat?💡
Skenario Avg Down Jika Breakdown dan Floating Loss tanpa Cutloss?💡
Sentimen satu hari perdagangan terakhir?
Arus Transaksi $BYAN
💡 Perkembangan 5 hari terakhir:
Pada 5 hari terakhir, BYAN mengalami penguatan 🔼 sebesar 4,41% dari Rp 11.350 menjadi Rp 11.850. Di mana, broker asing mencatatkan pembelian dengan volume sebesar 1,75 juta atau 22,48% dari total volume yang diperdagangkan.
💡 Transaksi Harian:
Perdagangan hari terakhir, keinginan Asing untuk menjual saham lebih besar dari pembelian 🔻. Volume bid mencapai 22,48%, sementara volume offer mencapai 58,32% dari total volume yang diperdagangkan.
Pembelian asing pada hari terakhir bursa menguat dengan peningkatan volume 🔼 0,85 juta dari hari sebelumnya, atau mengalami peningkatan 🔼 94,11% dari volume transaksi. Porsi pembelian asing hanya 22,48% dari total volume transaksi.
💡 Transaksi Mingguan?
💡 Frekuensi dan Volume?
Katalis Media
1. *Akuisisi Saham Bayan (BYAN) Oleh Emiten Haji Isam Belum Kantongi Izin* - 22 Sep 2026
Rencananya masuknya pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ke PT Bayan Resources Tbk (BYAN) belum mengantongi izin. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan pengesahan aksi akuisisi 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Dato Low Tuck Kwong dan Elaine Low oleh PT Jhonlin Baratama (JARR) itu, harus melalui persetujuan ESDM.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno, mengemukakan hal itu kepada pers, di sela kegiatan donor darah rangkaian Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Jakarta, Senin (21/9/2026).
2. *RKAB 3 Anak Usaha BYAN Terbit, ESDM Pastikan Tak Terkait Haji Isam* - 22 Sep 2026
Sudah terbit persetujuan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 untuk tiga anak usaha PT Bayan Resources Tbk. (BYAN). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan persetujuan keluar setelah seluruh persyaratan dipenuhi. Lahirnya persetujuan itu setelah ada kepastian saham BYAN diakuisisi emiten pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad, atau Haji Isam (JARR) menarik perhatian.
Kepada pers, di sela kegiatan donor darah rangkaian Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Jakarta, Senin (21/9/2026), Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan persetujuan diberikan setelah perusahaan memenuhi sejumlah persyaratan yang menjadi dasar penetapan kuota produksi.